Friday, January 23, 2009

Di pagi itu


Ku buka mata
Setelah terlelap dari tidurku
Roh ku kembali
Setelah
Mengembara
Mengejar bintang-bintang
Yang bersembunyi di balik awan hitam
Di malam
Itu

Ku saksikan
Matahari menampakkan wajahnya yang lembut
Menyapaku
Bangun anak muda
Terus berkarya dan berkarya demi sebuah impian dan cita-cita

Nasehatnya
Membuatku
Bangkit kembali
Dari liku liku hidup
Yang tak berhenti dan menepi

Bangkitlah anak muda
Dia menyapaku
Walaupun tubuhmu sudah kau korbankan untuk sebuah cita sucimu
Walaupun tubuhmu perlu di cintai
Hanya satu kata
Jangan menyerah sampai titik akhir asa mu
Jangan menyerah sampai kau tak sanggup lagi
Berdiri dan bersandar oleh kaki dan tubuhmu sendiri

Pagi itu
Aku rindu keluargaku
Bersenda
Dengan kasih sayang padaku
Tunggu aku
Beberapa waktu lagi
Tak kan lama
Lagi dia akan berlalu dari penantian panjang yang hampir membuatku jemu.

Wednesday, January 21, 2009

My Promise



Langit itu biru
Ombak menderu
Padang pasir yang bersayu

Ku pandang
Jauh semenanjung itu
Sebiru langit dan laut itu

Ku berjanji padamu
Ku kan bawa kamu
di tempat itu
Tuk memadu cinta dan sayangku
Padamu
Selalu
Ku berjanji padamu
Sampai akhir hayatku

Tuesday, January 13, 2009

Summer


Ku lalui jalan itu
Di pinggir danau itu
wuihh, sengat mentari menerpaku di kala itu

Badan terasa tak menentu
Panas dingin menjalar tubuh ku

Summer di negeri Kanggru
Ingin rasanya cepat musim segera berlalu
di pikiranku

Hujan turunlah di segera untukku
Agar menyejukkan bumi ku
Yang selalu mendinginkanku

Monday, January 12, 2009

Window shopping


Mentari tersenyum
Langit biru
Angin membelaiku
di pagi itu

Ku telusuri jalan itu
di kota yang sejuk
dan sendu

Tanpa lalu lalang
seperti kota lain yang memburu waktu
seperti yang rasakan
beberapa tahun lalu

Jalan menderu
Orang berlalu
ku jajaki tempat itu
sambil ku lihat merek borju
kelas nomor satu

Andaikan kau ada di sampingku
Akan ku katakan padamu
Ini sangat cocok untuk mu dik
Kalau sudi memakainya demiku

Canberra

Saturday, January 10, 2009

Angin


Ku rengkuh
Sejuknya angin itu
Menerpa wajah ku
Yang penat
Kala itu

Angin
Sejuk membelaiku
Di bawah pohon
Minyak kayu putih
di Sampingku

Angin
Terus lah
Selau membelaiku

Saturday, January 3, 2009

Allah ......Allah...........Allah...........


Ku langkah kakiku
Ku telusuri jalan itu
Penuh haru dan cita
ku telusuri

Liku hidup ku lalui
penuh sendu dan senyum pilu
di kala itu

Hidup bagiku
Hanyalah sebuah waktu
Yang pasti berlalu

Jauh dari pembuluh rindu
yang pernah bersarang di hatiku
Walaupun itu hanya sebatas balada lagu
Dalam hidupku

Ku sadari hidup akan berlalu
ku sedia bila kau memanggilku
duduk bersandar di samping mahligaimu
sambil membelaiku
sebagai umatmu
Walaupun aku belum pantas duduk disampingmu
Hambamu yang penuh lumpur dosa dan malu

Allah........Allah...........Alllah
kusebut nama mu di kala itu
memuji kebesaranmu
Walaupun di hati ingin masih
mengecap indahnya duniamu

Allah......Allah...........Allah
ku simpuh ke haribaanmu
Ku rebah di pangkuanmu
Mengadu
tiada malu
akan keluh kesah ku
Pada mu

Allah...........Allah............Allah
Cintaku padamu
Hanya Engkau dan Akulah yang
Tahu di hati ku
Membisu yang penuh rasa syukur pada mu
Akan nukmatmu padaku
Cintaku


Canberra, 2nd January 2008

Thursday, January 1, 2009

New Year is New Spirit and Inspiration


New Year coming
Like dreaming

All charming
And smiling

At that night
I was sitting
Near a lighting
sparkling

New year coming
to my dreaming
everything

Will come true

Fire work coming
at that night
10 until 1 , I was counting
Finally coming
and charming
to greating

New Year is coming
All blessing

Ismail Sulaiman
Never Give Up